Rahasia Kelam Kekaisaran Rusia Yang Jarang Orang Tau

Pada tahun 1547, Pangeran Agung Ivan berasal dari Moskow — yang lebih dikenal sebagai Ivan the Terrible — menyatakan dirinya sebagai tsar berasal dari Rusia. Selama nyaris 400 tahun, tsar memerintah tidak benar satu kekaisaran terbesar dalam sejarah. Di balik kemegahannya, ternyata Kekaisaran Rusia juga menyembunyikan beragam rahasia yang gelap dan brutal. Sejak awal berdiri hingga digulingkan oleh Faksi Bolshevik pada tahun 1917 dimana saat itu belum ada perjudian seperti link sbobet. Kekaisaran ini telah bertanggung jawab atas beragam penyiksaan dan perbudakan di wilayah Eurasia.

Kekaisaran Rusia adalah tidak benar satu monarki terluas yang pernah ada dalam histori dunia bersama dengan luas daratan yang cuma bisa dilampaui oleh Imperium Britania dan Kekaisaran Mongolia. Pada tahun 1866, wilayah Kekaisaran Rusia membentang berasal dari Eropa Timur ke Asia hingga Amerika Utara. Pada awal abad ke-19, Rusia adalah monarki terbesar di dunia yang membentang berasal dari Samudra Arktik di utara ke Laut Hitam di selatan dan berasal dari Laut Baltik di barat hingga Samudra Pasifik di timur. Dengan masyarakat sebanyak 176,4 juta jiwa, kekaisaran ini mempunyai masyarakat terbesar ketiga di dunia pada masanya sesudah Kerajaan Joseon di Korea dan Imperium Britania.

Berikut 3 Rahasia Gelap Kekaisaran Rusia

Menginvasi wilayah Timur

Rusia menjadi menginvasi Siberia tidak lama sesudah Columbus menemukan benua Amerika. Ekspansi ini mulanya didorong oleh pedagang kaya layaknya keluarga Stroganov yang ingin bulu binatang yang mahal. Agen mereka adalah tentara bayaran Cossack — yang juga menjadi kapabilitas Rusia untuk memperluas wilayahnya bersama dengan kekejaman yang luar biasa. Misalnya, saat kepala suku Sakha, Dzhenik, memberontak, dia dikuliti hidup-hidup dan bayinya dicekik bersama dengan kulitnya yang telah diberikan oleh http://macanbet.co/.

Oprichniki

Ivan the Terrible melewati jaman kecilnya bersama dengan suram. Ia bahkan menjadi makin lama gila sesudah periode sakit dan kematian istrinya. Pada selagi itu, Ivan menjadi berbalik melawan para bangsawan yang berkuasa, dan memperkuat dirinya bersama dengan sekelompok tentara bayaran dan rakyat jelata yang diberikan tanah di kira-kira Moskow. Pasukan ini adalah Oprichnik yang tenar kejam, mengenakan pakaian serba hitam dan membawa kepala anjing yang terpenggal sebagai lambang nasib bagi para pengkhianat.

Kehidupan Istana Yang Brutal

Secara teoritis, tsar Rusia bisa saja menjadi penguasa paling absolut di Eropa bersama dengan para bangsawan yang menjadi bukti nyata atas kekuasaannya. Namun dalam praktiknya, kehidupan istana di Rusia condong brutal, dan faksi-faksi yang berkompetisi sering mengfungsikan kekerasan untuk beroleh kekuasaan di dalamnya.

Sebagai seorang anak, Pyotr the Great cuma bisa meringkuk kegelisahan saat orang-orang bersenjata mengamuk di istana dan membantai kerabat ibunya. Ivan the Terrible yakin bahwa para bangsawan telah meracuni ibunya saat dia baru berusia delapan tahun. Feodor II bertahan tujuh minggu di atas takhta sebelum akan dia dicekik hingga mati.