Kerajaan Anuradhapura Kerajaan Pertama Di Sri Lanka

Kerajaan Anuradhapura Kerajaan Pertama Di Sri Lanka

Kerajaan Anuradhapura, dinamai berdasarkan ibu kotanya, ialah kerajaan pertama yang didirikan di orang-orang Sri Lanka serta Sinhala antik. Didirikan sang Raja Pandukabhaya pada tahun 377 SM, kekuasaan kerajaan meluas ke seluruh negeri, meskipun beberapa wilayah independen timbul berasal saat ke saat, yg tumbuh lebih banyak menjelang akhir kerajaan. pada tahun 543 SM, pangeran Vijaya (543–505 SM) datang pada Sri Lanka, sehabis diasingkan asal tanah airnya di India.

Dia akhirnya membawa pulau itu pada bawah kendalinya serta memutuskan dirinya menjadi raja. selesainya ini, pengiringnya mendirikan desa serta koloni pada seluruh negeri. galat satunya didirikan oleh Anuradha, seseorang menteri Raja Wijaya, di tepi sungai yang diklaim Kolon serta diberi nama Anuradhagama. di 377 SM, Raja Pandukabhaya (437–367 SM) menjadikannya bunda kotanya serta mengembangkannya menjadi kota yg makmur. Anuradhapura adalah ibu kota semua raja yang memerintah negara selama Kerajaan Anuradhapura, kecuali Kashyapa I (473–491), yg menentukan Sigiriya menjadi ibu kotanya.

Kerajaan Anuradhapura Kerajaan Pertama Di Sri Lanka

Kota ini juga ditandai pada peta dunia Ptolemy. Raja Anuradhapura ditinjau sebagai penguasa tertinggi negara sepanjang periode Anuradhapura. kepercayaan Buddha memainkan peran yang bertenaga pada periode Anuradhapura, menghipnotis budaya, aturan, dan metode pemerintahannya. masyarakat serta budaya mengalami revolusi waktu kepercayaan diperkenalkan pada masa pemerintahan Raja Devanampiya Tissa; perubahan budaya ini semakin diperkuat dengan kedatangan Relik Gigi Buddha di Sri Lanka dan perlindungan yg diberikan sang para penguasanya.

Pencaplokan asal India Selatan merupakan ancaman kontinu sepanjang periode Anuradhapura. Penguasa mirip Dutthagamani, Valagamba, dan Dhatusena populer sebab mengalahkan India Selatan serta menerima pulang kendali kerajaan. Penguasa lain yg terkenal sebab prestasi militernya termasuk Gajabahu I, yg melancarkan pencaplokan melawan penjajah, serta Sena II, yang mengirim pasukannya situs judi slot terbaru buat membantu pangeran Pandyan. pada bawah Dutthagamani (161–137 SM), semua negeri bersatu pada bawah Kerajaan Anuradhapura.

Dia mengalahkan 32 penguasa pada berbagai bagian negara sebelum dia membunuh Elara, penguasa India Selatan yg menduduki Anuradhapura, serta naik takhta. sebab kerajaan itu sebagian besar didasarkan pada pertanian, pembangunan pekerjaan irigasi ialah pencapaian besar Kerajaan Anuradhapura, memastikan pasokan air di zona kering serta membantu negara tumbuh swasembada. Beberapa raja, terutama Vasabha serta Mahasena, membentuk waduk serta kanal besar , yg membangun jaringan irigasi yg luas dan kompleks pada daerah Rajarata selama periode Anuradhapura.

Saddha Tissa (137–119 SM), Mahaculi Mahatissa (77–63 SM), Vasabha (67–111), Gajabahu I (114–136), Dhatusena (455–473), Aggabodhi I (571–604) serta Aggabodhi II (604–614) termasuk pada antara para penguasa yang menguasai seluruh negeri setelah Dutthagamani dan Valagamba. Sanghamitta Bhikkhuni (putri Raja Ashoka) tiba berasal India buat mendirikan gelanggang Bhikkhuni (ordo bhiksuni) di negara tersebut. dia membawa serta pohon belia dari Sri Maha Bodhi, pohon pada mana oleh Buddha mencapai kesadaran, yg kemudian ditanam di Anuradhapura.

Raja Devanampiya Tissa menganugerahkan kerajaannya Jaya Sri Maha Bodhi yang baru ditanam. Demikianlah ini merupakan pendirian agama Buddha di Sri Lanka. di masa pemerintahan Kithsirimevan (301–328), Sudatta, sub raja Kalinga, serta Hemamala membawa Relik Gigi Buddha ke Sri Lanka karena kerusuhan di negara mereka. Kithsirimevan membawanya dalam prosesi serta menempatkan relik di sebuah tempat tinggal akbar bernama Datadhatughara. dia memerintahkan prosesi ini diadakan setiap tahun, dan ini masih dilakukan menjadi tradisi pada negara ini. Relik Gigi Buddha segera menjadi keliru satu benda paling suci di negara ini, dan simbol kerajaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post